Pasaman (Sumbar), alapalapnews.com –Guna menampung dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan usulan dan saran terhadap arah pembangunan ,Bupati Pasaman Welly Suheri membuka secara resmi Musrenbang RKPD dan rembuk Stunting tingkat kecamatan Padang gelugur, diaula kecamatan setempat, selasa, 10 februari 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suheri, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat dapil 5 fraksi partai Nasdem Salamat Simamora, Asisten, Kepala OPD, Kaban Bappeda Silfia Evayanti, Camat se Kabupaten Pasaman, Wali Nagari se kecamatan Padang gelugur, KUA Padang gelugur, Kepala sekolah, Tokoh masyarakat ,Niniak mamak, Bundo kandung dan alim ulama.
Kepala Bappeda Pasaman Silvia Efayanti dalam laporannya menjelaskan Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 12 Februari 2026 ini dipusatkan untuk merumuskan usulan pembangunan prioritas tahun anggaran 2027.
Musrenbang RKPD kabupaten di kecamatan merupakan forum pembahasan hasil daftar usulan Nagari di lingkup kecamatan yang bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan
nagari, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Daerah di wilayah kecamatan, mencakup:
usulan rencana kegiatan pembangunan nagari yang tertuang dalam daftar usulan (DU) RKP nagari yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan harus sesuai dengan sasaran dan prioritas pembangunan, terang Eva.
Eve juga menambahkan, Kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan nagari;
Pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah.
Peserta.
Sementara untuk Peserta Musrenbang Kecamatan melibatkan beberapa unsur dia tarnaya, Pemerintah Kecamatan: yaitu Camat, Sekretaris Camat; Para Kasi yang ada di kecamatan; Kepala UPT di Kecamatan dll. Anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) yang bersangkutan, dan Keterwakilan wilayah oleh Tim Delegasi nagari yaitu Walinagari serta Delegasi yang ditunjuk pada saat Musrenbang Nagari yang terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah, tambah Eva.
Dalam arahanya Bupati Pasaman Welly Suheri mengatakan sekaligus menginstruksikan, Musrenbang Kecamatan yang diselenggarakan agar Fokus pada Penajaman Usulan Prioritas Nagari.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan wadah kedaulatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi menentukan arah pembangunan daerah. Bupati meminta agar forum ini secara cermat merumuskan dan menyepakati usulan prioritas kecamatan yang merupakan akumulasi dari Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Nagari.
“Melalui Musrenbang ini, kita harus mampu menyaring usulan yang benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat. Mengingat keterbatasan sumber daya yang ada, penentuan skala prioritas menjadi kunci agar pembangunan yang kita rencanakan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi lokal di berbagai bidang, seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga energi panas bumi. Integrasi antara usulan masyarakat dan program unggulan daerah diharapkan dapat mempercepat perwujudan visi Pasaman yang lebih baik. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kerja sama seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan ini.
Penutupan sambutan ditandai dengan pembukaan Musrenbang secara resmi oleh Bupati, diikuti dengan harapan agar proses musyawarah berjalan lancar dan menghasilkan usulan yang berkualitas demi kemajuan Kabupaten Pasaman di masa mendatang.
(Eko)


