Bupati: Kebersamaan Ulama–Umaro Kunci Ketenteraman

Share

Alapalapnews.com – Tangerang – Kebersamaan antara ulama dan umaro kembali ditegaskan sebagai kekuatan utama dalam menjaga ketenteraman sosial di Kabupaten Tangerang. Hal ini disampaikan Bupati Tangerang H. Moch Maesyal Rasyid saat membuka kegiatan Fasilitasi Pertemuan Ulama dan Umaro Tahun Anggaran 2026, Rabu (11/2/2026).

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati menekankan bahwa stabilitas daerah yang selama ini terjaga bukan semata hasil kerja pemerintahan, melainkan buah dari doa, dukungan moral, dan kontribusi para kyai serta ulama yang terus menguatkan kehidupan masyarakat.

“Kami menyadari tugas pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan doa para kyai menjadi kekuatan besar sehingga Kabupaten Tangerang tetap aman, tenteram, dan kondusif. Ini adalah hasil kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk terus merawat harmoni sosial agar pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Menurut Bupati, sinergi ulama dan umaro bukan hanya simbol hubungan kelembagaan, melainkan fondasi moral dalam membangun kehidupan sosial yang berkeadilan dan penuh kepedulian.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong program pembangunan yang berpihak pada penguatan nilai sosial dan keagamaan. Salah satunya melalui pembangunan asrama pondok pesantren yang telah dimulai secara bertahap pada tahun 2025.

Program tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Dengan kebersamaan ulama dan umaro, kita optimistis Tangerang akan semakin maju dan harmonis,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan pertemuan ini menjadi ruang memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan solidaritas umat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan ini secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Pertemuan ini menjadi momentum strategis mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam menjaga persatuan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah dinamika masyarakat.

(Nico/Nurleny)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *