Pasaman (Sumbar), alapalapnews.com –Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia menyerahkan bantuan stimulan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi untuk kategori rusak ringan dan rusak sedang. Acara ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman dan dilaksanakan secara serentak melalui sambungan virtual (Zoom) bersama Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Sumatera bagian utara beberapa waktu lalu. Selain penyerahan bantuan, agenda utama juga difokuskan pada penguatan Program Nagari Tangguh Bencana di Kabupaten Pasaman guna membangun sistem mitigasi yang lebih preventif dan terencana.
Wakil Bupati Pasaman, Parulian, yang hadir mewakili Bupati Pasaman, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat tim BNPB yang telah melakukan koordinasi intensif sejak tiba di Pasaman. “Bantuan stimulan ini diharapkan menjadi energi baru bagi masyarakat untuk membangun kembali tempat tinggalnya secara bermartabat dan menata kembali kehidupan dengan semangat optimis,” ujar Parulian saat membacakan sambutan Bupati.
Secara regional, penyaluran bantuan serentak di tiga provinsi (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) ini menunjukkan skala dampak bencana hidrometeorologi—seperti banjir dan tanah longsor—yang dipicu oleh anomali cuaca di wilayah tersebut. Pemerintah pusat melalui BNPB menekankan bahwa bantuan ini adalah bentuk stimulan agar masyarakat dapat secara mandiri memperbaiki hunian mereka sesuai standar keamanan bangunan tahan bencana.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan kepada seluruh Camat dan Wali Nagari untuk mengawal proses distribusi bantuan ini dengan penuh tanggung jawab. Beliau menginstruksikan agar akurasi data penerima dan transparansi administrasi dijaga ketat guna menghindari penyimpangan.
Kepada masyarakat penerima, pemerintah berharap dana bantuan dimanfaatkan secara bijak untuk memperbaiki rumah agar menjadi hunian yang aman dan layak bagi keluarga.
Melalui momentum ini, Pemkab Pasaman memperkuat tekad untuk mewujudkan Pasaman yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Sementara perwakilan BNPB Pusat kepada awak media menjelaskan, untuk kabupaten Pasaman merupakan salah satu daerah diantar tiga propinsi disumatera mendapatkan bantuan perbaikan rumah akibat pasca bencana yang lampau.
Masing masing penerima mendapatkan jumlah yang berbeda tergantung jenis kerusakan yang dialami, sementara untuk pencairan dilakukan dengan bertahap ,agar penggunaannya bisa terarah hanya untuk perbaikan rumah itu sendiri, tambah.
Dalam hal ini pihak pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mengawasi dengan baik agar penyaluran bantuan ini tepat sasaran, dan rumah yang diperbaiki tersebut dihuni kembali ungkap direktur Rehabilitasi dan konstruksi BNPB” Afrial Rosya “.
Kepala Kalaksa BPBD Pasaman Mardianto dalam keteranganya menyebutkan, Bantuan stimulan dari pusat ini untuk Kabupaten Pasaman mendapatkan sebanyak
25 orang penerima manfaat, 21 diantaranya rusak ringan dan 4 rusak sedang.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan langsung kepada penerima manfaat oleh Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Ketua DPRD Pasaman, Forkopimda, Pimpinan Bank BRI dan Kalaksa BPBD Pasaman.
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BNPB RI, unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman, para Asisten, Staf Ahli, serta jajaran Kepala OPD terkait.
(Eko)


