Komunitas Punk Gandeng Maprem dan Punk Hidayah Adakan Bagi- bagi Takjil

Share

Tangerang – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam, untuk menebar kebaikan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat itulah yang kembali dihadirkan oleh komunitas anak jalanan di kota tangerang melalui kegiatan berbagi takjil kepada pengguna jalan.

Kegiatan yang digagas oleh komunitas punk dengan mengandeng Majelis Preman, dan punk hidayah. Bagi bagi takjil ini sengaja di adakan untuk menjadi wujud nyata kepedulian anak jalanan terhadap sesama di tengah keberkahan bulan Ramadhan, Jum’at (13/3/26).

Acara ini di adakan 3 kali setiap sore menjelang waktu berbuka puasa, suasana di lampu merah gondrong, di lampu merah tanah tinggi dan di lampu merah Kukun, Sejak sekitar pukul lima sore, mereka mulai membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas. Senyum ramah dan sapaan hangat dari anak punk menambah nuansa kebersamaan yang terasa begitu kental.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari banyaknya warga yang datang untuk mendapatkan takjil. Para pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online, sopir angkutan kota, hingga pejalan kaki berbaris dengan tertib menunggu giliran.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kegiatan sederhana seperti berbagi makanan berbuka dapat menjadi jembatan kebahagiaan antara anak jalan dan masyarakat.

Paket takjil yang dibagikan terdiri atas berbagai hidangan ringan yang cocok untuk berbuka puasa, seperti puding, air mineral, kurma, dan aneka makanan manis lainnya, seluruh paket tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas

Proses pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan teratur. Warga dengan sabar mengantre sehingga kegiatan ini tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar area lampu merah.

Situasi ini menunjukkan, adanya kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

Anju salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan nilai-nilai kepedulian sosial, dan ingin mengubah stigma masyarakat terhadap anak punk.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat hubungan antara kampus dengan lingkungan sekitar, ucapnya.

Ditempat yang sama kutil ketua majelis preman’ menambahkan, Alhamdulillah, kegiatan berbagi takjil ini menjadi sarana bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

“Kami berharap apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan kecil bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” ujar kutil di sela-sela kegiatan pembagian takjil pada jum’at (13/03/2026).

Dia juga mengucapkan, bahwa kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh komunitas punk, Pada Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya, sudah tiga tahun, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan dan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

” Melalui kegiatan ini, komunitas punk tidak hanya menunjukkan peran sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Semangat berbagi yang dihadirkan di bulan Ramadhan diharapkan dapat terus menumbuhkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat, pungkasnya

Acara ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar dan para pengendara yang melintas, sekaligus menjadi bukti bahwa komunitas punk juga dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *