Seorang Siswa Kelas 6 SDN 1 Cikokol Diduga Dianiaya ODGJ di Dalam Kelas

Share

Kota Tangerang – Salah satu siswa sekolah dasar negri 1 Cikokol tangerang, Berinisial inisial RT diduga menjadi korban penganiyaan oleh salah satu orang mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ)

Orang tua korban berinisial Ar mengatakan, kejadian ini bermula saat jam istirahat sekolah, teman teman sekolah anak saya diduga mengejek salah satu orang yang diduga mengalami gangguan kejiwaan pada hari rabu 8 April 2026 pukul 10.00 wib di luar sekolah.

” Sontak orang tersebut lari mengejar mereka, karena ia merasa ketakutan, anak saya juga ikut lari ke dalam kelas, saat di sana anak saya di pukul serta dicekek sama orang itu, ucapnya, Jum’at (10/4/26).

Lebih lanjut ia menjelaskan saat jam pulang sekolah anak saya Berinisial RT menelpon, ia mengucapkan, yah tolong jemput saya, aku engga kuat mau pingsan, lalu saya bergegas menjemput.

” Saat kami tanya kenapa de ko kepala kamu pusing mau pingsan, kata anak saya ya yah aku di aniyaya oleh orang yang mengalami gangguan kejiwaan, waktu Rt di pukuli dia tidak di berikan penanganan cepat oleh pihak sekolah, ujarnya dengan nada kesal

AR Mengungkap, siangnya di hari yang sama saya ke sekolah menanyakan ke pihak guru dan kepala sekolah mereka itu diduga tidak tau adanya Insiden ini.

“masa iya ada kejadian ini pihak guru maupun sekolah tidak mengetahui padahal kejadian ini di sekolah bukan di luar sekolah, ungkapnya dengan nada kecewa.

Untuk mengali informasi kami mengkonfirmasi pihak sekolah, Sesampainya di sana, kepala sekolah SDN 1 Cikokol Berinisial W menjabarkan, kami minta maaf atas kejadian ini karena para guru guru kecolongan, saya pikir orang itu pihak wali murid ternyata bukan.

“Kami juga sudah ada ucapan maaf oleh pihak keluarga korban, dengan adanya kejadian ini, pihak sekolah akan menambah lagi pihak keamanan untuk memperketat situasi keamanan di sekolah, supaya tidak ada korban lagi kata w selaku kepala sekolah SDN 1 Cikokol.

Sampai berita ini diterbitkan, kami belom bisa menghubungi pihak dinas pendidikan kota Tangerang untuk mengkonfirmasi Terkait kejadian ini

(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *