MEDAN | Alapalapnews.com – Kobaran api kembali melahap Pabrik Sandal Swallow yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, Rabu (28/1/2026). Si jago merah yang tak kunjung padam itu menghanguskan material plastik di dalam gudang pabrik dan memicu kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
Pantauan di lokasi, puluhan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan dan silih berganti keluar masuk area pabrik. Petugas berjibaku memadamkan api yang terus menyala akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang.
Upaya pemadaman sempat mengalami kendala serius. Selain bahan plastik yang mempercepat perambatan api, keberadaan dua unit box kontainer yang terparkir di halaman pabrik turut menghambat akses petugas menuju titik api.
Melihat kondisi tersebut, sejumlah orang yang diduga merupakan pihak manajemen dan pemilik pabrik segera mensterilkan area parkir. Beberapa sopir karyawan dikerahkan untuk memindahkan dua box kontainer agar mobil damkar dapat mendekat ke lokasi kebakaran.
Di sekitar lokasi, ratusan warga tampak berbondong-bondong memadati area pabrik untuk menyaksikan kebakaran. Demi alasan keselamatan, pihak pabrik berulang kali meminta warga menjauh dari lokasi kejadian. Petugas keamanan juga berupaya membatasi akses masuk warga ke area pabrik.
Tak hanya material gudang, alat berat yang berada di dalam kompleks pabrik turut dievakuasi untuk mencegah kerusakan lebih parah. Sementara itu, api di dalam gudang justru semakin membesar, disertai asap hitam tebal yang menyelimuti kawasan sekitar.
Puluhan personel pemadam kebakaran tampak bekerja tanpa henti, menyemprotkan air dari berbagai sisi untuk menjinakkan kobaran api. Suara sirene meraung-raung memecah kepanikan, membuat para pengguna jalan—baik pengendara sepeda motor maupun mobil—memberikan prioritas penuh kepada armada damkar yang melintas.
Setiap kali mobil pemadam tiba, pintu gerbang pabrik dibuka lebar, lalu kembali ditutup rapat usai armada masuk, guna menghalau warga yang terus berdatangan menyaksikan peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Aparat terkait masih melakukan penanganan intensif di lokasi kejadian.
(Dandi Pratama)


