Bali – Basis Keamanan dan Keselamatan Bali (BASIS Bali), sebuah asosiasi resmi berbadan hukum yang bergerak di bidang keamanan dan keselamatan, kembali meneguhkan eksistensi dan nilai pengabdiannya melalui rangkaian kegiatan spiritual dan sosial dalam rangka Hari Jadi BASIS ke-3 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45.
Mengusung tema “Bersatu, Sehati, Selaras”, keluarga besar BASIS Bali yang terdiri dari seluruh elemen profesi pengamanan—mulai dari level manajerial, supervisor, hingga anggota lapangan—melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Penataran Puncak Mangu, Desa Pelaga, Kabupaten Badung. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan organisasi dan profesi satpam yang telah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Bali.
Usai persembahyangan, kegiatan dilanjutkan dengan pendakian menuju Pura Puncak Mangu yang berada pada ketinggian 2.096 meter di atas permukaan laut (MDPL). Medan yang menantang dan jalur pendakian yang panjang tidak menyurutkan semangat para anggota BASIS Bali. Justru, perjalanan ini dimaknai sebagai wujud ketulusan pengabdian, kekompakan, serta ketahanan fisik dan mental insan pengamanan.
Tidak berhenti pada kegiatan spiritual, BASIS Bali juga melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan dengan memungut sampah plastik di area pura dan sepanjang jalur pendakian. Sampah yang terkumpul kemudian dibawa turun untuk dikumpulkan dan dikelola dengan benar. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian alam, khususnya kawasan suci dan pegunungan yang memiliki nilai spiritual dan ekologis tinggi bagi masyarakat Bali.
Kegiatan ini mencerminkan implementasi nilai luhur Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan alam lingkungan (Palemahan). Melalui aksi nyata tersebut, BASIS Bali ingin menegaskan bahwa profesi satpam tidak semata-mata bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga budaya, lingkungan, dan keharmonisan sosial.
Ketua Umum BASIS Bali, Dewa Wisarjana, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh anggota yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar BASIS Bali yang telah hadir dan terlibat penuh. Kegiatan ini bukan hanya perayaan, tetapi pengingat bahwa profesi satpam adalah profesi mulia—hadir untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan dengan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui momentum ini, BASIS Bali berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi seluruh insan pengamanan, baik di Bali maupun di tingkat nasional. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap masyarakat, lingkungan, dan nilai-nilai budaya lokal.
Dengan langkah yang mantap dan semangat yang menyatu, BASIS Bali kembali meneguhkan komitmennya untuk terus Bersatu, Sehati, dan Selaras, mengabdi bagi profesi keamanan sekaligus menjaga kelestarian alam dan kearifan lokal Pulau Bali.
(INS)


