Alapalapnews.com, Jakarta – Komunitas Literasi Mee-Uwo (KLMU) Jakarta merupakan salah satu wadah lapak baca buku kita bersama, terbuka dan untuk umum, yang Di dirikan sejak tertanggal pada sabtu, 3 November 2025,
Dipimpin oleh Oktowimelek Gobai, bersama Gipedi Nawipa, Oktopianus Bunai, Petrus Adi, mengadakan acara tersebut penuh semangat dan dimeriahkan karena membuat mereka melalui literasi dapat berbagi pendapat masing-masing, kegiatan literasi berlangsung di Taman Menteng, pada pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai. pada senin, 3 November 2025
“Menurut Oktowimelek, menyampaikan bahwa melakukan segala sesuatu itu mulai dari hal-hal kecil seperti contohnya, adalah tidak keluar dari (Saat kita duduk bersama ini) bukan hal yang negatif namun kita kembali bersama terus menerus otomatis akan membuka jalan keluar masuk pada pintu dunia literasi.
Sambung, Literasi adalah kemampuan membaca, menulis, memahami, dan menggunakan informasi secara efektif. Tujuannya meliputi:
1. Meningkatkan pengetahuan & pemahaman
2. Bantu orang membaca info bermanfaat, ambil kesimpulan, dan pahami bacaan lebih mendalam.
3. Kembangkan budi pekerti & nilai pribadi
4. Bangun karakter baik, moral, dan kepribadian lewat baca-tulis.
5. Latih berpikir kritis
6. Analisis info, evaluasi argumen, hindari bias, dan ambil keputusan rasional.
7. Ciptakan budaya membaca Di sekolah kampus/masyarakat, biar semua orang aktif membaca dan terlibat diskusi
8. Biar individu bisa ikut demokrasi, mengambil keputusan sosial, dan berkontribusi lebih baik. “Ujarnya. _Gobai ketua pendiri (KLMU) Jakarta._
“Lanjut Gipedi, kita sebagai mahasiswa punya perang penting dalam dunia literasi adalah bukan hanya literasi saja tetapi kita belajar dengan keterbukaan dan pendekatan serta membekap orang siapa saja melalui pendekatan dan keterbukaan kita adalah akan memberikan semangat dan membuat mereka kemudian akan bergabung kegiatan tersebut kini dan seterusnya. “Tambahnya. _Salah satu wakil pendiri (KLMU) Jakarta._
Kegiatan yang telah kami laksanakan bersama ini adalah seperti membaca buku, menulis dan berdiskusi serta membuat konten untuk mengasah dan melatih diri otak dan pikiran, kami mengadakan peralatan apa adanya dan barang bawaan masing-masing yaitu satu orang satu buku dan pulpen, agar kedepanya membangun semangat literasi lebih jahu melanangka hidup masa kelak.
“Mereka dengan semangat melalui satu orang – satu buku ini karena mereka dapat membuat ide dan kreatifitas baru kini dan esok hari seterusnya. Sepenggal kegiatan lapak baca buku ini berjalan dengan baik dan lancar sampai selesai.
Kami dari komunitas literasi Mee-Uwo (KLMU) Jakarta, kembali open Donasi buku dan kami berharap kawan-kawan boleh membantu sumbang buku melalui sumbangan dari kawan-kawan bagi kami sangat bermanfaat menuju lapak baca buku berkembang, berbijak serta fortal solid dan mandiri yang lebih baik
(Gipedi)


