BLENC 2026 Mobile Legends Sukses Digelar, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Dorong Talenta Esports Pelajar dan Mahasiswa

Share

JAKARTA – Babak playoff Budi Luhur Esports National Championship 2026 sukses digelar pada 1–2 April 2026. Kompetisi esports skala nasional ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori pelajar dan kategori mahasiswa, dengan mempertemukan tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Playoff berlangsung mulai dari semifinal hingga grand final, dengan format pertandingan semifinal dan perebutan juara tiga menggunakan Best of 3 (BO3), serta grand final menggunakan format Best of 5 (BO5). Sebanyak empat tim dari sekolah dan universitas berbeda berhasil lolos ke babak playoff.

 

Menariknya, dua tim dari luar Pulau Jawa turut mencuri perhatian dengan berhasil melaju hingga babak playoff, yakni SMAN 4 Balikpapan dan SMA Santo Yosef Pangkalpinang. Kehadiran tim dari luar Pulau Jawa menunjukkan bahwa kompetisi esports nasional semakin merata dan kompetitif.

 

Pada kategori mahasiswa, tim dari Universitas Bina Nusantara berhasil keluar sebagai juara pertama melalui tim Binus Vincere. Posisi runner-up diraih oleh Venom Goat dari Universitas Pamulang, sementara juara ketiga ditempati Unindra Esports dari Universitas Indraprasta PGRI.

 

Sementara itu, pada kategori pelajar, Hyperion Team dari Sekolah Bunda Mulia berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati TS dari SMAN 4 Balikpapan, dan juara ketiga diraih YPW dari SMA Santo Yosef Pangkalpinang.

 

BLENC 2026 merupakan kejuaraan esports tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UBL Esports berkolaborasi dengan HIMAHI, serta didukung oleh Universitas Budi Luhur dan Pengurus Besar Esports Indonesia. Turnamen ini mempertandingkan game populer Mobile Legends: Bang Bang dengan total prize pool mencapai Rp55.500.000.

 

Dukungan juga datang dari Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti sebagai salah satu pihak yang mendorong pengembangan esports di kalangan pelajar dan mahasiswa.

 

Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. menyampaikan bahwa BLENC 2026 menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang esports.

 

“Melalui Budi Luhur Esports National Championship 2026, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa dan pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta sportivitas dalam dunia esports. Kami melihat esports bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai industri masa depan yang membutuhkan talenta-talenta muda berkualitas,” ujar Julian.

 

Ia juga menambahkan bahwa dukungan terhadap kegiatan esports menjadi bagian dari komitmen Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dalam mendorong inovasi dan pengembangan minat mahasiswa di bidang teknologi dan industri kreatif.

 

Dengan terselenggaranya BLENC 2026, diharapkan kompetisi esports nasional semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *