Pasaman (Sumbar), alapalapnews.com — Diduga Proyek siluman Tanpa Memasang Papan Nama semakin Marak di Kabupaten Pasaman pada pelaksanaan Rehabilitasi Sekolah MAN 1 Lubuk Sikaping, kegiatan ini tidak menutup kemungkinan akan membuka celah terjadinya tindakan Korupsi.
Papan Proyek Adalah hal penting sebagai sarana informasi kepada masyarakat untuk mengetahui jenis kegiatan proyek anggaran dana volume pekerjaan, nama kontraktor pelaksana serta tanggal dan waktu pelaksananya yang merupakan implementasi azaz dan transparansi sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam mengawasinya.
Tidak ada nya plank proyek saat melaksanakan pekerjaan yang memakai dana dari negara sama saja mengabaikan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).
Dari awal adanya laporan dari masyarakat ada nya kegiatan di sekolah MAN 1 Lubuk Sikaping, media langsung menelusuri ke lokasi kegiatan pada jumat 20 Februari 2026.
Di lokasi kegiatan proyek yang tidak jelas tersebut media bertemu dengan pelaksana proyek beliau mengaku bernama Jefri, saat di konfirmasi, Jefri mengatakan bahwa Plank Proyek masih dalam tahap pembuatan dan masih di pekanbaru.
“Plank proyek masih dalam pembuatan dan masih di pekanbaru,” imbuh Jefri.
Saat di konfirmasi mengenai sudah berapa lama kegiatan berjalan, Jefri mengaku pelaksanaan proyek sudah berjalan satu minggu.
Dalam pengakuan pelaksana tersebut, publik menyimpulkan kontraktor pelaksana kegiatan yang tidak jelas tersebut diduga sengaja mengindahkan atau menutupi tentang proyek MAN tersebut.
(Eko)


