JAKARTA, – Ketua Umum Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek, Ruslan Padli, memberikan dukungan penuh atas komitmen Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, dalam mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
GNI menilai langkah Irjen Agus yang meniadakan tilang manual merupakan terobosan besar yang sangat humanis dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pernyataan ini muncul menyusul penegasan Irjen Agus usai memimpin Tactical Floor Game (TFG) di Gedung NTMC Polri, yang menyatakan bahwa Operasi Ketupat tahun ini akan fokus pada pendekatan kemanusiaan dengan tema ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’.
Negara Hadir Lewat Kepemimpinan Irjen Agus
Menurut Ruslan Padli, visi Irjen Agus yang memandang mudik bukan sekadar arus lalu lintas, melainkan momentum sosial dan spiritual, menunjukkan kedalaman pemahaman beliau terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi tinggi instruksi Irjen Agus Suryonugroho yang memastikan tidak ada tilang manual selama operasi berlangsung. Ini adalah bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan beliau, Polri hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melayani dan menjaga kebahagiaan keluarga Indonesia yang ingin bersilaturahmi,” ujar Ruslan Padli dalam keterangannya,
Transformasi Digital dan Pengawasan Terukur
GNI juga menyoroti profesionalisme Kakorlantas dalam memanfaatkan teknologi. Irjen Agus menekankan bahwa keselamatan tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dirancang melalui sistem.
Penggunaan e-TLE statis dan mobile yang difokuskan untuk pemantauan serta evaluasi dinilai sebagai langkah cerdas.
“Irjen Agus telah merancang sistem keselamatan yang modern. Dengan mengandalkan data real-time dari Command Center dan mengoptimalkan e-TLE untuk identifikasi, beliau membuktikan bahwa ketertiban bisa dibangun tanpa harus mengedepankan sanksi di jalan raya,” tambah Ruslan.
(Red)


