Kinerja Keuangan Moncer, Pendapatan Kabupaten Jepara 2025 Lampaui Target 103,32 Persen

Share

Jepara | AlapalapNews.com – Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mencatat kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025. Realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan bahwa target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp2,53 triliun mampu terealisasi hingga Rp2,61 triliun atau mencapai 103,32 persen. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Jepara dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Graha Paripurna DPRD Jepara, Kamis.

Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari optimalisasi pengelolaan berbagai sumber pendapatan daerah, baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, maupun lain-lain pendapatan yang sah.

Realisasi PAD tahun 2025 juga menunjukkan performa yang sangat baik, yakni mencapai 108,32 persen. Dari target Rp601 miliar, realisasi mencapai lebih dari Rp651 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 31 persen dibandingkan realisasi PAD tahun 2024.

Sementara itu, pendapatan transfer tercatat sebesar Rp1,95 triliun atau 101,71 persen dari target Rp1,9 triliun. Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp12,3 miliar atau 110,92 persen yang bersumber dari hibah.

Di sisi belanja, dari total anggaran Rp2,79 triliun, terealisasi sebesar Rp2,57 triliun atau 92,37 persen. Bupati menegaskan capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara efektivitas program dan prinsip efisiensi serta kehati-hatian.

“Ini merupakan bentuk upaya kami dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap sehat, efektif, dan akuntabel,” ujar Witiarso.

Pada sektor pembiayaan daerah, penerimaan yang dianggarkan sebesar Rp259,9 miliar terealisasi Rp258,2 miliar atau 99,32 persen.

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai kinerja keuangan daerah, khususnya peningkatan PAD dan realisasi pendapatan yang melampaui target, patut diapresiasi.

Meski demikian, DPRD akan tetap melakukan pengawasan guna memastikan seluruh program dan penggunaan anggaran memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ujungnya agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jepara dapat berjalan stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.

( Deni )


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *