Alapalapnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi warga binaan pada momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, petugas, serta warga binaan dengan penuh khidmat.
Peringatan Nuzulul Qur’an diawali dengan penyerahan sertifikat kepada sejumlah warga binaan yang telah mengikuti program pesantren kilat selama bulan Ramadan. Pemberian sertifikat tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian di lingkungan rutan.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Tangerang, Sigit Teguh Riyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pesantren kilat yang diikuti oleh warga binaan diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa momentum peringatan Nuzulul Qur’an dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan serta memperbaiki diri dengan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan pembinaan seperti pesantren kilat ini, kami berharap para warga binaan dapat mengambil pelajaran dan menjadikannya sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Sigit.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Ramdan Azizi dari Pondok Pesantren Al Hikmah, Cempaka Cisoka.
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak para warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan di dalam rutan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kita semua memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan masa pembinaan ini sebagai waktu untuk introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Qur’an merupakan bagian penting dari program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan.
Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu upaya untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih baik serta memiliki bekal moral dan spiritual ketika kembali ke masyarakat.
“Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti pesantren kilat dan tausiyah, kami berharap para warga binaan dapat memperbaiki diri serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup ketika kembali ke masyarakat,” kata Irhamuddin.
Melalui kegiatan tersebut, pihak Rutan Kelas I Tangerang berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih baik, tetapi juga mampu memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. (Marhamah)


