Tangerang, Alapalapnews.com – Catatan Bob Fallah pimpinan perusahaan media AlapAlapnews dan direktur PT DIB Nusantara Media Prihatin atas carut marutnya kinerja para oknum kepolisian di wilayah hukum Polda Bali, Sepertinya mereka diduga sudah terbiasa dan terlatih dalam melakukan pelanggaran hukum secara terstruktur dan masive.
Sembrono, diduga terkesan kebal hukum, tidak takut mendapat teguran keras dari atasannya hingga berujung pemecatan bahkan berakhir di penjara.
Berikut ini catatan Bob yang diturunkan di AlapAlapNews.com dengan gaya bertutur :
Saya hampir tak percaya ketika divisi redaksi kantor kami, PT dib Nusantara mendapat kiriman ‘surat cinta’ via email dari Kabid Humas Polda Bali. Surat elektronik dari korps Kepolisian terbesar di Pulau Dewata itu, ternyata memberikan hak jawab atas pemberitaan di AlapAlapNews.
Berita yang dimaksud berjudul ”Kapolda Bali diminta tindak tegas 3 oknum polisi yang terlibat pemerasan”. Berita yang menyorot duaan kuat, pemerasan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi Polda Bali.
Korbannya merupakan seorang ibu PNS, Bukti transfer dengan nominal 25 juta rupiah pun ada dan terpampang di media kami.
Melihat ulah terduga oknum polisi nakal seperti ini pun saya hanya bisa mengurut dada alias sedih, Selasa (2/12).
Bukti email dari Bali seperti ini
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH BALI
BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
HAK JAWAB
Nomor :661/XI/ HUM.6.1.1 / 2025 / Bid Humas/Polda Bali
Hak jawab itu meminta agar berita itu di revisi sesuai permintaan pihak Polda Bali melalui divisi humas. Karena kami punya wartawan perwakilan di Bali dan sudah melakukan investigasi dalam kasus ini,
Maka dari itu, pemberitaan yang kami sajikan sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Karenanya, dengan tanpa mengurangi rasa hormat, kami nyatakan tidak bersedia merevisi berita itu atau memuat hak jawab yang diajukan humas Polda Bali
Dan di luar dugaan, selang sehari dari permintaan muat hak jawab itu, tiba tiba website kami pada hari Minggu tanggal 30 November 2025, terpental dari halaman google.
Saat kami telusuri ternyata website kami di hack oleh seseorang, saat itu juga team ITE media AlapAlapnews group langsung memperbaiki dan mencari kebenaran nya.
saat di telusuri via koding ternyata benar, website AlapAlapnews di hack oleh seseorang yang berada di Bali.

Sangat di sayangkan, pemberitaan kami pada tanggal 24 sampai tanggal 30 pemberitaan kami hilang karena efek dari di hack nya website kami.
Dihacknya website kami, terjadi kehilangan halaman berita dari tanggal 24 sampai tanggal 30 November 2025.
Saya sangat menyangkan sekali, karena kami mengungkap kasus yang ada di Bali kenapa media kecil kami yang di hack ada apa dengan Polda Bali.
(Red)


