Kabupaten Tangerang – Memasuki satu tahun masa pemerintahan Maesyal Rasyid, dan Intan Nurul Hikmah, berbagai kalangan mulai memberikan penilaian dan refleksi terhadap kinerja pemerintahan yang dijalankan selama ini, Evaluasi tersebut dinilai penting sebagai bagian dari proses demokrasi sekaligus pengingat bahwa harapan masyarakat terhadap perubahan nyata masih sangat besar,” Selasa (10/03/2026)
Mohamad Jembar Msi “Ketua DPW Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Banten menegaskan bahwa satu tahun pertama pemerintahan seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan janji-janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan laporan kerja atau program yang tertulis di atas kertas. Yang lebih penting adalah realisasi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kabupaten Tangerang
“Pemimpin bukan hanya dituntut bisa bekerja secara administratif, tetapi harus bisa berbuat nyata untuk masyarakat. Rakyat hari ini menunggu bukti, bukan sekadar janji,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai persoalan mendasar di daerah masih menjadi perhatian publik, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat,serta tata ruang yang harus terintegrasi terkait banjir melanda kabupaten tangerang di 25 kecamatan dari 29 kecamatan maka perlunya evaluasi nyata untuk perbaikan tata ruang yang berintegrasi agar masyarakat nyaman dalam menjalankan kehidupannya hingga transparansi dalam pengelolaan anggaran. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu menunjukkan langkah-langkah konkret yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” Ujarnya
Lanjutnya GMPK sebagai organisasi masyarakat yang memiliki komitmen terhadap pengawasan kebijakan publik juga menilai bahwa keterbukaan dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Refleksi satu tahun pemerintahan ini juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah khususnya para kepala dinas.camat,lurah dan kelala desa agar ke depan kinerja yang dilakukan tidak hanya bersifat rutinitas birokrasi, melainkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat,” tambahnya
Ketua DPW GMPK Banten menegaskan bahwa rakyat memberikan mandat kepada pemimpin melalui proses demokrasi dengan harapan adanya perubahan yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap janji politik yang pernah disampaikan harus diwujudkan melalui kebijakan dan program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Bukan hanya bisa bekerja, tetapi harus bisa berbuat. Karena rakyat menunggu realisasi dari janji-janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintahan *Maesyal Rasyid – Intan Nurul Hikmah* dapat menjadikan refleksi satu tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah secara lebih progresif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat terus terjaga, sekaligus memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” perlunya kerja sama sama dan sama sama kerja dalam menjalankan pemerintahan tidak adanya perbedaan kepentingan serta menjamin semua perangkat kerja berbuat nyata untuk kepentingan masyarakat pungkasnya.
(Red)


