GUNUNGKIDUL — Rangkaian aksi kepedulian sosial yang diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti (YPBLC) berlanjut ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Minggu (14/6/2026), YPBLC sukses menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) jilid kedua yang dipusatkan di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Sama seperti aksi sebelumnya, agenda kali ini diisi dengan pengobatan gratis dan pembagian 250 paket sembako.
Untuk pelaksanaan di Gunungkidul ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti menggandeng mitra strategis baru di sektor kesehatan, yaitu Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosari. Kerja sama ini memastikan warga Desa Genjahan mendapatkan pemeriksaan komprehensif dari dokter dan perawat berpengalaman, lengkap dengan pemberian obat-obatan gratis sesuai diagnosis.
Hadir memantau jalannya kegiatan dari awal hingga selesai, Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA. Kehadiran aktif pihak manajemen yayasan ini menunjukkan komitmen penuh YPBLC dalam mengawal program CSR agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak psikologis yang menyemangati warga desa.
Kasih Hanggoro, MBA menyampaikan bahwa pemilihan wilayah Gunungkidul didasarkan atas pemetaan kebutuhan masyarakat, di mana akses terhadap layanan kesehatan berkala masih perlu terus didukung oleh berbagai pihak eksternal di luar pemerintah.
“Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata seperti ini. Kami menggandeng RS PKU Muhammadiyah Wonosari agar pelayanan kesehatan yang diterima warga Desa Genjahan benar-benar prima. Program CSR ini adalah wujud implementasi nilai-nilai kebaikan dan budi luhur yang senantiasa kami tanamkan di institusi kami,” tegas Kasih Hanggoro.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ketua BPH YPBLC, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. memaparkan rencana jangka panjang yayasan dalam menjaga keberlanjutan program pengabdian masyarakat rural ini.
“Melihat antusiasme yang begitu besar di Desa Genjahan, kami di jajaran Badan Pengurus Harian makin termotivasi untuk menyusun program tindak lanjut. Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti tidak ingin ini menjadi aksi sekali selesai. Kami sedang memetakan potensi kolaborasi lanjutan agar dampak sosial dan edukasi kesehatan yang kami bawa bisa membekas secara jangka panjang bagi warga desa,” pungkas Julian Bongsoikrama.
Acara sosial yang berlangsung produktif selama lima jam, mulai pukul 08.00 sampai 13.00 WIB tersebut, berjalan sangat dinamis. Protokol acara dibantu langsung oleh perangkat desa setempat, serta disaksikan oleh perwakilan Camat Ponjong dan Lurah Desa Genjahan yang turut menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian YPBLC terhadap warga mereka.
Warga Desa Genjahan menyambut program ini dengan raut wajah gembira dan penuh antusiasme. Banyak dari mereka mengaku terbantu karena bisa berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan fisik mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota kabupaten, sekaligus membawa pulang paket sembako untuk pemenuhan pangan keluarga.
With selesainya agenda di Gunungkidul, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berhasil merampungkan program CSR akhir pekan secara maraton di dua provinsi. Langkah konkret ini semakin mengukuhkan eksistensi YPBLC sebagai yayasan yang berdedikasi tinggi pada kemajuan pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia secara utuh.


