TANGERANG — Pelayanan air bersih di wilayah Kosambi Barat, Kabupaten Tangerang, secara bertahap kembali normal setelah PERUMDAM TKR melakukan serangkaian pemeriksaan dan penanganan teknis terhadap jaringan distribusi.
Tim Teknik PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang masih melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan kondisi aliran tetap stabil dan pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal.
Pemulihan pelayanan tersebut menjadi perhatian jajaran Direksi PERUMDAM TKR. Direktur Utama PERUMDAM TKR Sofyan Sapar, bersama Direktur Teknik, turun langsung meninjau kondisi jaringan di wilayah Kosambi.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan penanganan sekaligus memastikan langkah-langkah teknis yang dilakukan tim di lapangan berjalan sesuai dengan kebutuhan pemulihan pelayanan.
Kehadiran jajaran Direksi secara langsung di lokasi merupakan bagian dari komitmen PERUMDAM TKR dalam mengawal proses pemulihan serta memastikan masyarakat kembali memperoleh pelayanan air bersih secara optimal.
PERUMDAM TKR menegaskan bahwa pemulihan aliran air tidak hanya diukur dari kembali mengalirnya air kepada pelanggan, tetapi juga dari kestabilan tekanan dan kontinuitas distribusi pada jaringan.
Karena itu, tim teknis masih melakukan monitoring di sejumlah titik jaringan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penurunan tekanan maupun gangguan distribusi di wilayah tertentu.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Pemantauan tetap kami lakukan untuk memastikan kondisi jaringan benar-benar stabil dan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan dengan baik,” demikian keterangan Humas PERUMDAM TKR.
Bagi PERUMDAM TKR, kontinuitas, kualitas, dan keandalan distribusi air merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
Dengan kembali normalnya aliran air di Kosambi Barat, PERUMDAM TKR berharap pelayanan kepada pelanggan dapat terus berjalan secara optimal. Di saat yang sama, pemantauan lapangan akan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan distribusi.
(Red)
Sumber: Humas PERUMDAM TKR


