Polres Jepara Gelar Operasi Lilin Candi 2025, 431 Personel Diterjunkan Amankan Nataru

Share

AlapalapNews— Jepara – Kepolisian Resor (Polres) Jepara menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Klaim kesiapan itu ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025 yang digelar di halaman Mapolres Jepara, Jumat (19/12/2025).

Apel dipimpin langsung Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, serta dihadiri Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres, para Kapolsek, hingga unsur instansi terkait.

Namun di balik seremoni apel tahunan tersebut, publik menaruh harapan besar agar pengamanan Nataru tidak berhenti pada formalitas, melainkan benar-benar hadir di lapangan, terutama di titik-titik rawan kepadatan dan potensi gangguan keamanan.

Dalam amanatnya, Kapolres Jepara menegaskan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Operasi Lilin Candi 2025 dilaksanakan selama 14 hari guna menjamin keamanan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru,” ujar AKBP Erick.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai peningkatan mobilitas masyarakat, potensi gangguan kamtibmas, kepadatan lalu lintas, hingga risiko bencana alam akibat cuaca ekstrem—sebuah isu krusial yang kerap menjadi catatan lemah dalam pengamanan akhir tahun.

Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara sekaligus Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025, Ipda Eko Adi Prayitno, mengungkapkan bahwa kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan dan strategis.

Sebanyak lima Pos Pengamanan (Pospam) disiapkan, meliputi:

Pos Pelayanan Pelabuhan Kartini Jepara
Pos Terpadu Alun-Alun

1. Jepara
2. Pospam Gereja GITJ Kelet
3. Pospam Mayong
4. Pos Strong Point di gereja dan objek wisata

“Seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, Pemkab, hingga relawan dan organisasi kemasyarakatan bersinergi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Meski demikian, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa keberadaan pos belum tentu berbanding lurus dengan kecepatan respons di lapangan. Publik kini menanti pembuktian, bukan sekadar jumlah pos yang dipasang.

Polres Jepara juga memastikan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang berat, mengikuti kebijakan pemerintah pusat menjelang puncak Nataru.

“Pembatasan ini bertujuan memberi kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat yang bepergian maupun beribadah,” tegas Ipda Eko.

Langkah ini dinilai krusial, mengingat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas kerap menjadi masalah klasik setiap libur panjang. Efektivitas pengawasan pembatasan tersebut akan menjadi ujian nyata bagi aparat di lapangan.

Dalam Operasi Lilin Candi 2025, Polres Jepara mengerahkan 200 personel Polri, diperkuat 231 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, PMI, BPBD, relawan, serta organisasi masyarakat.

Fokus pengamanan diarahkan tidak hanya pada gereja, tetapi juga pusat perbelanjaan dan objek wisata yang diprediksi membludak selama libur akhir tahun.

“Kami fokus pada pencegahan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan, terutama di objek wisata dan pusat aktivitas masyarakat,” tambahnya.

( Deni s )


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *