Alapalapnews.com, JAKARTA SELATAN – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan prinsip regenerasi dan profesionalisme dalam tubuh institusi melalui mutasi besar-besaran yang digelar pada Desember 2025. Dari rangkaian mutasi tersebut, nama Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., putra terbaik Bali, dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan.
Kombes Putu Yuni Setiawan ditunjuk menggantikan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., yang selanjutnya dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sekolah Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781A/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Anwar.
Sebelum dipercaya memimpin salah satu wilayah hukum paling strategis dan dinamis di Indonesia, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menjabat sebagai Kasubdit Sumber Daya Alam Direktorat Ekonomi Baintelkam Polri.
Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam bidang intelijen, penegakan hukum, serta pengelolaan isu-isu strategis nasional.
Penunjukan Kombes Putu Yuni sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan dinilai sebagai langkah tepat. Wilayah Jakarta Selatan dikenal memiliki tingkat kompleksitas tinggi, mulai dari persoalan kriminalitas konvensional, kejahatan transnasional, konflik sosial, hingga dinamika politik dan ekonomi.
Diperlukan sosok pemimpin yang berpengalaman, berintegritas, serta memiliki kemampuan manajerial dan komunikasi publik yang kuat.
Sementara itu, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly yang sebelumnya menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan, dipercaya mengemban peran strategis dalam mencetak calon-calon pemimpin Polri masa depan melalui posisinya sebagai pendidik di Sespim Lemdiklat Polri. Dalam surat telegram tersebut disebutkan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan sumber daya manusia Polri.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.086 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri tercantum dalam lima Surat Telegram mutasi yang diterbitkan Kapolri pada 15 Desember 2025. Mutasi ini mencakup promosi jabatan, rotasi, hingga penugasan setara (flat).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dan rutin dalam organisasi Polri.
“Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk pembinaan karier, peningkatan kinerja, serta penyegaran di tubuh Polri,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Menariknya, mutasi kali ini juga mencatat peningkatan peran polisi wanita (polwan). Sebanyak 35 polwan mendapatkan promosi jabatan, termasuk Brigjen Pol Sulastiana yang dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Papua Barat. Selain itu, enam polwan lainnya juga dipercaya memimpin sebagai kapolres di berbagai daerah.
Dari total mutasi tersebut, 928 personel Polri mendapatkan promosi maupun penugasan setara, termasuk satu jabatan strategis Kapolda NTB yang dipercayakan kepada Irjen Pol Edy Murbowo.
Penunjukan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bali, tetapi juga menjadi simbol bahwa putra daerah mampu bersaing dan dipercaya memimpin wilayah strategis di tingkat nasional.
Harapan publik pun besar agar kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat Presisi Polri.
(Red / INS)


