Istri Oknum ASN Dukcapil DKI Jakarta Ungkap Dugaan Pemalsuan Dokumen Perceraian, KDRT, Perselingkuhan dan Penelantaran Anak

Share

Tangerang, Alapalapnews.com— Seorang perempuan berinisial AV mengungkap sejumlah persoalan rumah tangga yang melibatkan suaminya, FZ, yang disebut bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dukcapil DKI Jakarta.

AV mengungkapkan sejumlah dugaan persoalan, mulai dari dugaan pemalsuan dokumen atau akta perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dugaan perselingkuhan dengan perempuan lain, hingga persoalan tanggung jawab terhadap anak.

Menurut AV, berbagai persoalan tersebut telah dilaporkan dan diklarifikasi kepada sejumlah pihak. Ia juga mengaku memiliki sejumlah bukti yang menurutnya dapat mendukung keterangannya, termasuk rekaman CCTV, keterangan saksi, serta hasil visum.

Berawal dari Pernikahan dan Dua Orang Anak

AV menerangkan bahwa dirinya menikah dengan FZ pada Juli 2016. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak, masing-masing lahir pada Juli 2017 dan tahun 2020.

Setelah menikah, AV mengaku dirinya bersama FZ tinggal bersama kedua orang tua AV. Namun, menurut keterangannya, persoalan rumah tangga mulai mencuat sekitar tahun 2024 dan kemudian berkembang menjadi konflik yang lebih serius.

Dugaan KDRT pada April 2025

Persoalan rumah tangga tersebut, menurut AV, semakin serius pada 7 April 2025. Ia mengaku terjadi pertengkaran yang kemudian berujung pada dugaan kekerasan terhadap dirinya.

AV menyatakan persoalan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat penegak hukum (APH). Ia juga mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti yang berkaitan dengan dugaan kekerasan tersebut.

Muncul Nama TR yang Disebut sebagai Perempuan Lain

Persoalan lain yang diungkap AV berkaitan dengan dugaan perselingkuhan yang melibatkan FZ dan seorang perempuan berinisial TR.

Menurut AV, dugaan hubungan tersebut terungkap setelah dirinya mendatangi sebuah apartemen di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 1 Februari 2026.

AV menduga keberadaan FZ bersama perempuan tersebut berkaitan dengan hubungan di luar perkawinan. Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari keterangan AV dan perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan.

Dugaan Kekerasan Kembali Terjadi

AV juga mengungkapkan bahwa dirinya kembali mengalami dugaan kekerasan yang dilakukan oleh FZ.

Untuk mendukung keterangannya, AV menyebut terdapat rekaman kamera pengawas (CCTV), keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan medis atau visum yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian.

AV berharap seluruh laporan dan bukti yang telah disampaikan dapat diperiksa secara objektif oleh pihak berwenang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dugaan Pemalsuan Dokumen Perceraian

Selain persoalan KDRT dan dugaan perselingkuhan, AV juga mengungkap adanya dugaan pemalsuan dokumen atau akta yang berkaitan dengan perceraian.

Menurut AV, persoalan dokumen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam konflik rumah tangganya. Ia mengaku telah menyampaikan informasi serta dokumen yang dimilikinya kepada pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan.

AV meminta agar keabsahan dokumen tersebut dapat ditelusuri melalui instansi yang memiliki kewenangan, sehingga dapat diketahui apakah dokumen tersebut sah atau terdapat pelanggaran hukum.

Meminta Penanganan Secara Objektif

AV berharap seluruh persoalan yang diungkapkannya dapat ditangani secara profesional dan objektif oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki sejumlah bukti yang siap disampaikan apabila dibutuhkan dalam proses pemeriksaan.

Sementara itu, hingga berita ini disusun, diperlukan konfirmasi dan klarifikasi dari FZ maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam keterangan AV terkait tuduhan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi FZ serta pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas pemberitaan ini.(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *