TANGERANG — Komite Donor Darah Indonesia (KDDI) bersama Forum Bisnis Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam rangka mempersiapkan kegiatan aksi kemanusiaan donor darah yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 17 September 2026.
Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan kegiatan donor darah yang rencananya akan digelar di Blok C Gedung Wali Kota Jakarta Timur. Kegiatan ini mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, panitia memperkirakan sekitar 300 pendonor dari berbagai daerah dan komunitas pendonor akan berpartisipasi. Selain aksi donor darah, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan 20 booth UMKM binaan Forum Bisnis Jawa Tengah yang berasal dari wilayah Jabodetabek.
Ketua Panitia, Drs. Sahad O. Pardede, M.M., mengatakan kegiatan kemanusiaan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan rumah sakit di wilayah Jakarta Selatan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan darah yang selama ini masih menjadi perhatian.
“Kami membutuhkan beberapa fasilitas dan peralatan yang dapat memudahkan kegiatan donor darah ini agar berjalan sukses dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan darah. Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, khususnya dalam penggunaan tempat dan dukungan beberapa kebutuhan peralatan, sangat membantu. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujar Sahad.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KDDI Pusat, H. Muhammad Muas, S.H., menyampaikan bahwa KDDI terus berkomitmen menjalankan misi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah.
Menurutnya, KDDI memiliki visi dan misi kemanusiaan dalam mendukung ketersediaan darah dan pemanfaatan komponen darah yang bermanfaat bagi masyarakat.
“KDDI selalu konsisten menjalankan amanah dan visi misi kemanusiaan. Kami juga terus membangun kerja sama dengan berbagai komunitas pendonor serta mengikuti perkembangan dan pembahasan terkait kebijakan di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Forum Bisnis Jawa Tengah, KH. Dr. Slamet Sutrisno, M.M., M.Si., menegaskan pentingnya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan.
“Kemandirian ekonomi masyarakat Indonesia harus menjadi prioritas utama. Dengan kondisi ekonomi yang baik, taraf hidup masyarakat juga akan menjadi lebih baik. Melalui bazar UMKM gratis ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan penghasilan para pelaku UMKM. Forum Bisnis Jawa Tengah konsisten mengadakan bazar gratis sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat,” katanya kepada media.
Hasil rapat koordinasi tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh kepanitiaan yang telah dibentuk. Panitia akan melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan aksi donor darah pada 17 September 2026 dapat berjalan lancar dan sukses.
Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut juga direncanakan akan mendapatkan goody bag dari panitia.
Kolaborasi antara KDDI, Forum Bisnis Jawa Tengah, Pemerintah Kota Jakarta Timur, komunitas pendonor, serta para pelaku UMKM ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Penulis : Pendi
Editor: ( Marhamah)


