Relawan Damkar RW 03 Kamal Muara Resmi Dibentuk Demi Keselamatan Lingkungan

Share

Jakarta – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran terus dilakukan. Kali ini, warga RW 03 Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. mengikuti kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kamal Muara III, Minggu (28/6/2026), merupakan inisiatif Ketua RW 03, Tri Gunarto, bekerja sama dengan Sudin Gulkarmat Jakarta Utara. Puluhan warga dari RT 001, RT 002, RT 003, dan RT 004 tampak antusias mengikuti setiap materi dan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Kepala Sektor (Kasektor) Damkar Penjaringan, Dede Budi, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar dalam mencegah sekaligus menangani kebakaran sejak dini.

“Kami berharap warga RW 03 mampu melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran kecil. Melalui pelatihan ini masyarakat dikenalkan dengan APAR serta tata cara penggunaannya yang baik dan benar. Walaupun ada keterbatasan anggaran, kami tetap berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi keadaan darurat,” tegasnya.

Sementara itu, Agung, Kasi Pemerintahan Kelurahan Kamal Muara yang mewakili Lurah Kamal Muara, mengapresiasi semangat warga dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah terbaik untuk meminimalkan risiko kebakaran.

“Kami mengapresiasi warga RW 03 yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan lingkungan. Harapannya, api kecil dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran besar yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Kamtibmas RW 03, Sumaryo atau yang akrab disapa Umar, mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat, terutama karena sekitar 70 persen wilayah Kamal Muara merupakan kawasan industri yang memiliki potensi risiko kebakaran lebih tinggi.

“Saya jadi lebih memahami cara menggunakan APAR dengan benar. Semoga setelah mengikuti pelatihan ini warga dapat lebih siap dan mampu meminimalkan terjadinya kebakaran di lingkungan RW 03,” katanya.

Perwakilan Satpol PP Kelurahan Kamal Muara, Wasdikin, yang turut memantau jalannya kegiatan berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

“Harapan kami warga mengetahui cara penanggulangan kebakaran dan penggunaan APAR sehingga tidak panik ketika menghadapi musibah kebakaran,” ucapnya.

Ketua RW 03 Kamal Muara, Tri Gunarto, mengatakan tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap keselamatan lingkungan.

Selain memberikan pelatihan, pihaknya juga membentuk Relawan Damkar RW 03 yang terdiri dari warga setempat. Para relawan nantinya akan menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

“Kami berharap warga yang telah mengikuti pelatihan dapat membagikan ilmunya kepada warga lain yang belum sempat mengikuti kegiatan ini. Kami juga membentuk relawan Damkar dan mendorong warga mendaftarkan diri melalui aplikasi yang telah disediakan Dinas Pemadam Kebakaran. Semoga dengan kebersamaan ini wilayah RW 03 semakin aman dari musibah kebakaran,” jelas Tri Gunarto.

Senada dengan itu, Ketua RT 001 RW 03, Mursalim, berharap kegiatan sosialisasi dan simulasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap seluruh RW mendapatkan pelatihan serupa agar masyarakat semakin memahami cara menghadapi kebakaran dan tidak panik saat musibah terjadi,” harapnya.

Di akhir kegiatan, Yaman, Satgas Damkar Kamal Muara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah mengikuti sosialisasi dan simulasi dengan penuh semangat.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing sehingga masyarakat mampu melakukan pencegahan kebakaran secara mandiri serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap potensi bencana kebakaran.

(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *