Camat Sukadiri Buka Pesta Siaga III dan Rambah Cirarab VI, Gerakan Pramuka Didorong Lebih Inovatif

Share

TANGERANG — Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, tahun 2026 berlangsung lancar dan khidmat. Upacara yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Sukadiri tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong Gerakan Pramuka agar semakin kreatif, maju, dan inovatif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian Pesta Siaga III dan Rambah Cirarab VI tingkat Kecamatan Sukadiri.

Camat Sukadiri, Ahmad Saepul Anwar, S.Sos., S.IP., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya peringatan HUT Pramuka ke-65 dengan baik.

“Alhamdulillah, upacara HUT Pramuka tingkat Kecamatan Sukadiri tahun 2026 ini berjalan lancar. Upacara ini sekaligus membuka kegiatan Pesta Siaga ketiga dan Rambah Cirarab ke-6,” ujarnya.

Menurut Ahmad Saepul Anwar, keberhasilan kegiatan kepramukaan tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan acara, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada generasi muda.

Ia berharap Gerakan Pramuka di Kecamatan Sukadiri ke depan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang lebih kreatif, maju, dan inovatif.

Dengan demikian, Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi wadah pendidikan karakter bagi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Sukadiri, H. Moch. Lomri, S.Pd.I., menilai peringatan HUT Pramuka ke-65 menjadi momentum yang sangat dinantikan.

Ia mengapresiasi kebersamaan antara jajaran pengurus Pramuka, peserta, pembina, serta dukungan Pemerintah Kecamatan Sukadiri dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Lomri, sinergi seluruh pihak menjadi modal penting untuk membawa Gerakan Pramuka Kecamatan Sukadiri ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, Hari Pramuka tahun ini berjalan lancar sesuai dengan rencana. Ini merupakan momen yang sangat kita nantikan, terutama adanya kebersamaan di antara para pengurus dan dukungan dari pemerintah kecamatan,” katanya.

Meski kegiatan berjalan lancar, Lomri menegaskan bahwa evaluasi tetap diperlukan. Setiap pelaksanaan kegiatan, menurutnya, harus menjadi bahan pembelajaran untuk memperbaiki kekurangan yang masih ditemukan.

“Ke depan insya Allah kita evaluasi. Hal-hal yang masih kurang pada tahun ini akan kita jadikan bahan evaluasi, sehingga kegiatan berikutnya dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” tuturnya.

Peringatan HUT Pramuka ke-65 di Kecamatan Sukadiri juga menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat, nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai tetap relevan.

Namun, di sisi lain, Gerakan Pramuka juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan karakter generasi muda saat ini.

Karena itu, pelaksanaan Pesta Siaga III dan Rambah Cirarab VI diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama.

Dukungan pemerintah kecamatan, jajaran Kwarran, para pembina, sekolah, orang tua, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kecamatan Sukadiri.

Dengan sinergi tersebut, Pramuka diharapkan mampu terus berkembang sebagai organisasi pendidikan nonformal yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter.

HUT Pramuka ke-65 bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang Gerakan Pramuka. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi momentum untuk menerjemahkan nilai-nilai kepramukaan ke dalam tindakan nyata demi melahirkan generasi muda Sukadiri yang berkarakter, mandiri, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan.

(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *