Ratusan Peserta dari Perwakilan Kelurahan di Kecamatan Periuk Tangerang Ikuti Kegiatan STQ

Share

Tangerang – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Periuk tahun 2026 resmi dibuka dalam suasana khidmat dan penuh semangat, Kamis (23/04/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Periuk ini dibuka langsung oleh Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang, Mulyani.

Pembukaan STQ tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, serta masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan. STQ menjadi agenda rutin yang tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam dan pembinaan generasi muda.

Dalam sambutannya, Camat Periuk, Andhika Nugraha Krisyna Murti, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kegiatan STQ memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.

“Kita menggelar STQ ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi sebagai upaya nyata untuk Membumikan Al-Qur’an. Artinya, Al-Qur’an tidak hanya ada di dalam mushaf atau dibaca saat lomba saja, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang nyata dalam keseharian, sehingga melahirkan generasi yang benar-benar Berakhlakul Karimah,” ujar Camat Periuk Andhika Nugraha Krisyna Murti, S.STP., M.Si.

Lebih lanjut, ia berharap STQ dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk semakin mencintai, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak dan berintegritas.

Andhika juga menambahkan, STQ Kecamatan Periuk tahun ini mempertandingkan berbagai cabang lomba, di antaranya Murottal Anak (putra dan putri), Tilawah Remaja, 1 Juz Tilawah (Juz 30), serta Syarhil Qur’an beregu.

“Kegiatan STQ Kecamatan Periuk 2026 ini diikuti hampir seratus peserta dari berbagai kelurahan yang akan bertanding dalam berbagai cabang lomba keagamaan. Dengan semangat kebersamaan, STQ Kecamatan Periuk diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat serta membangun generasi yang berkarakter dan berlandaskan Al-Qur’an.


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *