Sorotan Kualitas Proyek Pemeliharaan Jalan di Desa Onyam dan Desa Cirumpak: Diduga Dikerjakan Secara Asal Jadi, Butiran Hotmix Sudah Terkelupas

Share

TANGERANG| Kualitas pelaksanaan proyek pemeliharaan jalan melalui metode penambalan sulam menggunakan material campuran beraspal panas atau hotmix di wilayah Desa Onyam, Kecamatan Gunung Kaler, dan Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan serius dari masyarakat. Pekerjaan yang seharusnya memberikan manfaat jangka panjang bagi kenyamanan pengguna jalan ini justru menuai kekecewaan lantaran hasil yang dinilai jauh dari standar kualitas yang diharapkan.

Jaenal seorang aktivis sekaligus pemerhati kegiatan pembangunan di Kabupaten Tangerang, menyampaikan kekhawatirannya secara langsung di lokasi proyek pada Rabu (28/10/2026).

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut terkesan dilakukan dengan terburu-buru dan kurang memperhatikan aspek kualitas.

“Sangat disayangkan, kegiatan proyek penambalan sulam ini diduga dikerjakan secara asal jadi. Masyarakat bisa melihat sendiri kondisi di lapangan: pekerjaan ini baru saja diselesaikan dalam hitungan hari, namun butiran-butiran kerikil dan aspal dari material hotmix sudah tampak terkelupas, lepas, dan berserakan di sepanjang permukaan jalan yang baru saja ditambal,” ungkap Jaenal dengan nada prihatin saat berbincang dengan awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar dan pengamatan langsung di lapangan, pelaksanaan proyek ini baru berjalan sekitar satu minggu an lebih. Fakta ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, mengapa hasil pekerjaan yang menelan anggaran cukup besar demikian cepat mengalami kerusakan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Jaenal memohon kepada pihak Inspektorat Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan peninjauan ulang, pemeriksaan mendalam, serta audit yang menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Hal ini penting dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar setiap alokasi dana pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Kami berharap dengan adanya informasi dan temuan ini, pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti. Semoga ke depannya, setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Tangerang senantiasa menjaga standar mutu dan kualitas terbaik, sehingga dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dalam jangka waktu yang lama,” harap Jaenal.

Sekilas Informasi Proyek:
Pekerjaan pemeliharaan jalan ini bersumber dari anggaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, dan dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) VI Jalan dan Jembatan. Paket pekerjaan yang bernama “Bahan Material Pemeliharaan Jalan Kresek–Onyam–Carenang Pintu” ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp188.879.962,00, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.

Hingga berita ini disampaikan, pihak awak media masih berupaya menghubungi pihak UPTD VI Jalan dan Jembatan guna mendapatkan tanggapan maupun penjelasan terkait isu yang berkembang di masyarakat ini. Namun, hingga saat ini konfirmasi belum dapat diperoleh. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan.

(Red & Tim)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!