KABUPATEN TANGERANG —— Keberadaan tumpukan sampah liar di bahu Jalan Raya Otonom Cikupa–Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan.
Tumpukan sampah yang berada di sisi ruas jalan tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekaligus merusak pemandangan lingkungan. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian karena sampah yang dibiarkan menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kebersihan kawasan.
Bagi warga, keberadaan tumpukan sampah di bahu jalan bukan sekadar persoalan estetika. Kondisi tersebut menyangkut kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintas serta kualitas kebersihan lingkungan di sekitar ruas jalan.
Bob Fallah, salah satu anggota Kemasyarakatan Putera Bangsa sekaligus pengguna jalan, menyayangkan masih adanya tumpukan sampah liar di lokasi tersebut.
“Seharusnya sampah dibuang pada tempatnya, bukan di bahu jalan. Kebersihan lingkungan harus dijaga demi kesehatan dan kepentingan bersama. Untuk pihak-pihak terkait, tolong kondisi ini menjadi perhatian. Tumpukan sampah seperti ini tidak pantas dilihat, tidak nyaman dan diduga menimbulkan bau tak sedap,” ujar Bob Fallah, Jumat (4/9/2026).
Menurut Bob, persoalan tersebut semestinya tidak dibiarkan berlarut-larut. Ia mendorong adanya tindakan nyata berupa pembersihan tumpukan sampah serta langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.
“Kalau sudah menumpuk seperti ini, tentu masyarakat yang melintas merasa terganggu. Kami berharap segera ada pembersihan dan pengawasan sehingga persoalan serupa tidak terus berulang,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna jalan lainnya yang berada di sekitar lokasi. Warga berharap tumpukan sampah tersebut segera diangkut agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman.
“Tidak pantas dilihat. Tumpukan sampah liar tersebut harus dibersihkan,” ujar salah seorang pengguna jalan.
Warga menilai persoalan sampah membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak. Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan, sementara pihak berwenang diharapkan dapat memastikan penanganan sampah di ruang publik berjalan dengan baik.
Selain merusak pemandangan, sampah yang menumpuk dalam waktu lama juga dapat menimbulkan bau dan mengganggu kenyamanan lingkungan. Karena itu, warga berharap ada langkah konkret untuk membersihkan lokasi sekaligus mencegah terjadinya pembuangan sampah liar kembali.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena bahu Jalan Raya Otonom Cikupa–Talagasari merupakan ruang yang setiap hari dilalui masyarakat. Kebersihan di sepanjang ruas jalan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang tertata, nyaman, dan sehat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai tumpukan sampah tersebut.
(Redaksi)


