BNN dan Kesbangpol Kota Tangerang Benchmarking ke Jawa Timur, Perkuat Program P4GN dan Tata Kelola Pemerintahan

Share

KOTA TANGERANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Kombespol siswoyo Adi wijaya S.ik, M.S.M bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang melaksanakan kegiatan benchmarking ke sejumlah instansi di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), meningkatkan wawasan kebangsaan, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pembagian fokus kunjungan. BNN Kota Tangerang melakukan kunjungan ke BNN Kabupaten Sidoarjo dan BNN Kabupaten Tulungagung, sedangkan Kesbangpol Kota Tangerang mengunjungi Kesbangpol Kota Surabaya.

Melalui kegiatan ini, masing-masing instansi berupaya menggali informasi, bertukar pengalaman, serta mempelajari praktik baik dalam pengembangan inovasi program, penguatan kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kunjungan ke Kesbangpol Kota Surabaya, pembahasan diarahkan pada sejumlah program strategis, mulai dari pelaksanaan P4GN, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pemeliharaan kerukunan umat beragama.

Rombongan juga mempelajari pemanfaatan hasil survei yang dilakukan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kepada seluruh RW. Survei tersebut mencakup sejumlah indikator, antara lain indeks kebangsaan, kehidupan beragama, narkoba, hak asasi manusia (HAM), dan kriminalitas.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu referensi dalam memahami kondisi sosial masyarakat serta mendukung penyusunan kebijakan yang lebih terarah sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain itu, Kesbangpol Kota Tangerang mendalami pengembangan Kampung Pancasila melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan unsur masyarakat, pemanfaatan indeks kerawanan narkoba, serta penggunaan aplikasi Sayang Warga.

Berbagai inovasi lainnya turut menjadi bahan pembelajaran, di antaranya penempatan aparatur sipil negara (ASN) pendamping di balai RW untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, penerapan sistem parkir digital menggunakan QRIS, serta program pemberdayaan pemuda.

Pembahasan juga mencakup pembentukan satuan tugas yang berkaitan dengan penanganan premanisme dan mafia tanah. Berbagai praktik tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat respons pemerintah terhadap persoalan sosial dan meningkatkan koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, kunjungan BNN Kota Tangerang ke BNN Kabupaten Sidoarjo dan BNN Kabupaten Tulungagung berfokus pada penguatan pembangunan Zona Integritas, khususnya dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Materi pembelajaran meliputi strategi membangun budaya kerja yang berintegritas, penguatan akuntabilitas dan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan inovasi dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

Melalui kegiatan tersebut, BNN Kota Tangerang diharapkan memperoleh referensi dan pembelajaran praktis untuk memperkuat penerapan Zona Integritas di lingkungan kerja.

Upaya ini juga menjadi bagian dari dorongan untuk membangun sistem kerja yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan program pencegahan serta penanganan permasalahan narkotika.

Secara keseluruhan, kegiatan benchmarking ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi dan pengalaman, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui penerapan praktik baik yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik Kota Tangerang.

Pengalaman dari Surabaya, Sidoarjo, dan Tulungagung dapat menjadi bahan evaluasi dalam mengembangkan program yang lebih adaptif, memperkuat deteksi dini terhadap potensi permasalahan sosial, serta meningkatkan efektivitas koordinasi antar instansi.

Sinergi antara Kesbangpol dan BNN juga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan masyarakat, memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kesbangpol Kota Tangerang bersama BNN Kota Tangerang berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui langkah tersebut, diharapkan terwujud Kota Tangerang yang aman, harmonis, berintegritas, serta memiliki tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Red)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!