Miris ! Gara gara Pemberian Gift untuk Guru, Seorang Wali Murid SMKN 6 Tangerang Jadi Bahan Bulian

Share

Kota Tangerang – Dunia pendidikan kini menuai sorotan publik, salah satunya terjadi di SMKN 6 Penerbangan Kota Tangerang. Aksi bullying terjadi antara wali murid terkait pemberian gift untuk guru.

Dilansir dari media http://www.suara62.idKejadian bermula saat rencana pemberian gift kepada guru yang dilakukan wali murid saat moment Idul Fitri lalu.

Salah satu bendahara uang kas wali murid kelas X TL berinisial AP (37) mengalami aksi pembullyan oleh wali murid lainnya saat setelah pemberian gift berlangsung.

AP mengaku di bully atau mengalami perbuatan tidak menyenangkan oleh ke-4 wali murid dikarenakan ada miskomunikasi antara mereka.

Kejadian berawal saat AP sebagai bendahara kas wali murid menerima saran salah satu wali murid lain, dan menyepakati saran tersebut diketahui oleh Korlas (Koordinator Kelas), tetapi bak buah simalakama yang di alami AP, ia malah menerima pembullyan dan maki-makian oleh wali murid yang memberi saran tersebut.

Diduga terduga pelaku ini tidak senang namanya di catut sebagai pemberi saran atas mekanisme pembagian gift yang akhirnya menjadi polemik antara wali murid lainnya.

AP mengalami pembullyan oleh ke-4 wali murid di Indomaret Alun-alun Kedaung Wetan pada, Jumat 17 April 2026 lalu. Awalnya AP di undang untuk makan bakso berdua oleh salah satu terduga pelaku, tetapi sesampainya disana sudah ada 6 wali murid lainnya, AP malah di maki-maki serta dilontarkan kata-kata kasar. AP menduga mereka secara sengaja merencanakan untuk menjebaknya.

“Saya diteriakin didepan umum dengan kata-kata kasar diluar pembahasan, juga di ancam supaya kejadian itu ga tersebar”, kata AP, kamis (23/4/26).

Atas kejadian ini, Agus suami AP merasa tidak terima apa yang di alami oleh istri nya. “Saya sangat menyayangkan terjadinya perundungan itu, yang seharusnya bisa dibicarakan baik-baik.

Dampak dari kejadian itu istri saya jadi pendiam dan lebih banyak melamun karena syok dan depresi”, ungkap Agus (Suami AP).

Agus berharap pihak sekolah bisa mengambil sikap atas kejadian ini, karena bagaimanapun anak nya masih bersekolah di sana, agar kedepannya tidak terjadi lagi kejadian serupa.

menurut informasi yang di himpun, pihak sekolah akan mengadakan mediasi internal terkait kejadian ini.

Penulis: (Rony)

Sumber : ( http://www.suara62.id )


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *