Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berdampak

Share

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum strategis nasional, salah satunya Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) yang digelar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada 22–24 Juli 2026.

Bimtek ASWAKADA tahun ini mengusung tema “Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional.” Forum tersebut menjadi wadah bagi para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, menyelaraskan implementasi kebijakan pemerintah pusat di daerah, serta meningkatkan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Maryono, Bimtek ASWAKADA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai berbagai strategi pembangunan yang telah diterapkan di sejumlah daerah.

“Pertemuan nasional ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus bertukar pengalaman dengan pemerintah daerah lainnya. Banyak isu strategis yang dibahas, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, efektivitas penyerapan anggaran, hingga advokasi kebijakan yang mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Maryono.

Ia menilai, tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya berorientasi pada aspek administrasi dan akuntabilitas, tetapi juga harus mampu menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif, pelayanan publik semakin berkualitas, dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itulah ukuran keberhasilan sebuah pemerintahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maryono menyampaikan bahwa berbagai praktik baik dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Bimtek ASWAKADA akan menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan inovasi pelayanan publik, memperkuat efektivitas pelaksanaan program, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Banyak praktik baik yang dapat kita adopsi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lainnya, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah, Bimtek ASWAKADA juga membahas penguatan kelembagaan organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan regulasi yang berkualitas guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Melalui forum tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan ASWAKADA semakin kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, akuntabel, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

(Red/Muddin)


Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *